Tidak bisa kita pungkiri kita tidak bisa terlepas dari kebutuhan terhadap teknologi, karena teknologi lah yang membangun masadepan. Saat ini semua serba digital, bahkan arsip dan peninggalan sejarah pun dialih media kan menjadi digital, dengan tujuan yang lebih baik agar menghemat tempat, tenaga, waktu dan yang sangat penting tidak punah atau rentan rusak.
Nah, kaitannya dengan anak, teknologi selalu disangkut pautkan dengan tema 'merusak otak anak'. Jika kita telisik lebih dalam, teknologi yang seperti apa yang merusak otak anak? Apakah jika dia memegang dan memakai ponsel pintar orangtua serta merta bisa langsung merusak? Hal yang salah adalah bila orangtua membiarkan anak melulu dengan gadget. Sehingga membuatnya tidak mau lepas dengan gadgetnya, kecanduan dan lupa segalanya. Karena itu melek teknologi sangat penting bagi orangtua.
Disini peran orang dewasa dibutuhkan dalam mengarahkan dan memfungsikannya dengan baik. Untuk diketahui, manusia cenderung cepat mengingat apa yang dia lihat, dengan demikian secara visual akan membuat pengetahuan lebih cepat ditangkap oleh manusia ketimbang membaca saja atau mendengarkan saja tanpa melihat. Tepat guna adalah solusi yang amat baik untuk ikut dalam dunia penuh teknologi.
Menurut saya, tidak ada salahnya berkolaborasi dengan teknologi dalam mendidik anak, dan mempersiapkan masa depannya untuk bersaing dengan dunia yang semakin maju. Tapi perlu diingat, orangtua harus menguasai teknologi terlebih dahulu ketimbang anak.

Komentar
Posting Komentar